LifeisaBoxofCereals

you will always want to grab some more …

PASSION: to let you keep going!

Posted by ntunz on January 19, 2011

I feel lost these days.. Uploading pictures I don’t even think I could even upload in my whole life :D

It’s like, I have nothing to be fighting for. You know, like, I don’t have passion in doing anything…

Passion. That’s..

The word! That is what stopped me earlier. Exactly what I’ve been looking for since the day I’m coming back to Maastricht from Indonesia. Till I can’t stand asking my self again and again, WHAT IS MY PASSION?

Pacar saya bilang, saat sedang down ingatlah kembali perjuangan dulu saya mencari beasiswa. Ditolak sana-sini, apply belasan kali, dan begitu berserah diri. Yeah, as my fellow back then, dia tahu benar segimana inginnya saya kuliah di luar saat itu. Lebih-lebih, saya sendiri tahu benar segimana inginnya saya dulu untuk dapat beasiswa.

Dan, sebagai orang yang jarang sekali mengingat tanggal2 penting kecuali ulang tahun ibu ayah dan adik-adik, selain mengingat bahwa 4 November 2009 saya berhasil salaman dengan Pak Habibie di Aula Barat ITB, saya hanya ingat dua tanggal penting ini dalam hidup saya di 2010..

April 30, 2010: the day when I got an answer from Maastricht University regarding my scholarship’s approval;

Oktober 2, 2010: hari di mana saya menginjakkan kaki di puncak menara Eiffel dan merasai angin kencang dari ketinggian hampir tiga ratus meter di atas tanah..

And the lesson is,

Bahwa Tuhan telah menjawab do’a-do’a saya dengan “IYA”.

Betapa baik dan murah hati Tuhan saya karena do’a yang dulu saya haturkan untuk bisa S2 di luar negeri di mana saja *saking desperate-nya* pun Ia iyakan. Cita-cita untuk menginjak Prancis sebelum usia 25 juga telah Ia izinkan, bahkan 2 tahun lebih cepat sebelum tenggat waktu yang saya tetapkan..

Lantas kurang apalagi ini Tuhan saya, sehingga saya kok malah seperti terhenti di sini dan bukannya kembali bermimpi?! As always, Tuhan pasti sempurna; saya-nya saja yang kurang bersyukur. Begitu Ibu saya selalu menasihati..

Hmm.. Saya selalu bersyukur kok Bu, alangkah bodoh jika tidak bersyukur setelah diberi anugerah sedemikian besarnya :) Yang jadi pikiran saya adalah merumuskan langkah selanjutnya.. Saya ingin melanjutkan mimpi, tapi apa?

Hehehe.. Sebut saja itu kekuatan Passion. Something to keep you stay on the track, doing what you really like.

Kemarin, saya lihat FB Mbak ini (Maria Kusumawardhani) dan ulik2 foto albumnya. Ada satu album yang doi namain “best.day.ever” berisi foto2nya dengan Kula Shaker, which is her idol since Junior High School. Mbak ini sekarang cukup terkenal di Indonesia berkat bukunya yang nyeritain gimana cara Keliling Dunia dengan 1000 dolar, dan saat itu di foto beliau sumringah sekali karena selain bisa menginterview idolanya, beliau juga bisa kasih kenang2an novel barunya plus tanda tangan ke idolanya.. Weew. Dreams do come true, people.

Belum cukup contoh?

Ada Mbak lain (Ayu Kartika Dewi) yang juga saya ulik FBnya *heu, ternyata beliau sedang ikut program Indonesia Mengajar dan ditempatkan di Halmahera Selatan. The big news is, sebelumnya beliau telah bekerja di Procter & Gamble selama 5 tahun dan dipercaya sebagai CMK Manager Asean Australasia India. The other great news, adalah ia finally bertemu idolanya semasa kecil juga yaitu Iwan Fals. Mbak ini yang tadinya hanya berharap bisa nonton konser Iwan Fals malah didaulat untuk bermain gitar mengiringi Bang Iwan menyanyikan lagu Ibu. What a life. Dream do come true like I said.

Saya rasa, saya dan Mbak-mbak itu sama-sama beruntung karena mimpi-mimpi dan do’a kami diijabah Allah SWT.

Tapi rasanya kok seperti ada yang masih membedakan mereka dengan saya… :(

Karena hidup mereka jalan terus. Mimpi-mimpi mereka tetap mengudara. Passion mereka telah ditemukan.

Mbak Marina produktif menulis membagi pemikiran dan pengalaman.. Mbak Ayu mengajar membagi ilmu dengan anak-anak dan menjadi inspirasi.. Mereka terus maju menggapai mimpi-mimpi yang lain lagi, yang kita tidak pernah tau akan sebesar apa nanti pencapaiannya, karena mereka belajar dari kehidupan itu sendiri.

Dan saya, di 2011, mencari mimpi. Terengah-engah mengikuti perkuliahan yang ternyata, baru belakangan saya ketahui bukanlah passion saya. Saya tetap cinta matematika, tetap sayang murid-murid saya. Saya juga ingin membagi ilmu dengan siapa saja. Maka saya tidak boleh berhenti menyerah begitu saja. Di depan sana, ada masa depan yang saya punya. Ada orang-orang yang akan saya bahagiakan dan cita-cita besar untuk menjadi manusia berguna dunia dan akhirat. Bahwa ilmu yang bermanfaat tidak akan putus… Dan do’a anak-anak yang sholeh..


Okeh.

Jadi passion saya adalah Matematika..

Belajar matematika, mengajar matematika.

Membaca dan menulis, membagi yang saya dapat dari membaca dengan menulis…


Bismillah!!! Saya jadi ingin ikut Indonesia Mengajar selepas S2 :D

Hanya setahun mengajar tapi seumur hidup menginspirasi.. Mohon dikabulkan lagi ya Allah, Engkau Maha Tahu Yang Terbaik :’)

 

When the going gets though, the though gets going.. That’s the spirit!

 

P.S.

Ternyata benar, yang pertama kali butuh inspirasi adalah diri sendiri dulu :P

Doakan saya yaa.. :) #brb ngerjain report :D

Posted in Uncategorized | Leave a Comment »

Nasionalisme!

Posted by ntunz on October 9, 2010

Hi, there!

Betul kata teman saya Azwan dan beberapa teman yang juga pernah bilang hal serupa. Bahwa setelah tinggal di negeri orang, nasionalisme kita akan muncul lebih besar dari biasanya. Awalnya saya belum begitu ngeh akan maksudnya.. Tapi hari inii, woow. Even saya minggu depan ujian dan saya harus belajar, saya sempatkan posting di blog saat ini juga tentang nasionalisme. Yang nyata-nyata hari ini saya rasakan menggebu-gebu dalam diri saya pasca pemilihan Putri Indonesia. *hloh* Mari saya ceritakan mengapa..

Hari ini saya sempat nge-tweet, “Ihh.. Aku kok gak tertarik nonton Indonesia-Uruguay dan Putri Indonesia yah..” Hehehe.. padahal dua hal ini tadi menjadi trending topic di twitter. Well, saya gak segitu niatnya ngecek sih.. Hanya yang saya rasakan, timeline saya penuh dengan orang-orang yang membicarakan ‘Grace’ dan ‘Markus’. Dan tidak hanya di twitter, facebook pun serupa. Mau tidak mau pandangan saya pun teralihkan dari buku Multi Agents ke layar BB, melihat update status teman-teman satu persatu :P Saat inilah nasionalisme itu muncul.

Bukan.. bukan berarti saya dukung Grace jadi Putri Indonesia! Hahahaha.. Tapi itu inti masalahnya. Saking banyaknya teman-teman saya yang pasang status “Go Jambi Go” karena si Grace perwakilan putri dari Jambi, saya bacalah komentar demi komentar dan status demi status yang membahas kekalahan Grace sampai pada 5 besar. Ini yang mulai lucu. Segala macam opini publik terbeberkan dengan telanjang; dari mulai komen paling berwibawa sampai komen paling sampah pun ada. Hahahaha.. Awalnya saya hanya senyum-senyum sendiri. Sampai ada satu status yang saya baca tulisannya seperti ini:

“Jambi kalah.. Jurinya gak subjektif! Payah!!!”

Meledaklah tawa saya… Status ini pun ditimpali oleh teman saya: “Subjektif? Gak objektif kali??”

Yang masih dibalasnya dengan begini: “Kalau objektif bukannya ke personal ya? Ah terserah deh, yang jelas aku kecewa berat!!”

Huahahahaha…. Tawa saya semakin menjadi-jadi. Sembari miris…

Matapun saya alihkan ke update foto beberapa teman.. Lagi-lagi saya tercengang melihat foto-foto hasil editan pacar adik kelas saya sewaktu SMA dulu yang dilengkapi dengan tulisan seperti ini:

“Editing made in Ayank”

Oh. My. God.

Saya terdiam setelah tertawa. Berfikir sebentar kemudian beranjak ke depan komputer; menuliskan note ini.

Saya cuma heran kenapa sekarang banyak sekali orang yang tidak mampu berbahasa Indonesia dengan baik dan benar. Yang dengan bahasa Indonesia belum baik ini mereka berani-beraninya asal guna bahasa Inggris. Oh my.. I mean, we can at least google it, right? Just simply type: ‘perbedaan objektif dan subjektif’ before you update your status, and there it is! Ribuan artikel tentang itu bakal keluar. Pilih salah satu artikel dan baca. Pelajari. Baru update statusmu di facebook.. Hanya itu saran dari saya.

Juga masalah penggunaan Bahasa Inggris yang salah-salah. Duuhh.. Alangkah baiknya jika pakai saja Bahasa Indonesia ketimbang pakai bad English.. Masa sih mau diartikan kalau fotonya itu diproses editingnya di suatu tempat bernama ‘Ayank’? Padahal yang dimaksud adalah ‘Edited by Ayank’. Saya garuk-garuk kepala. Dan masih banyak lagi contoh yang saya temukan.

Well.. Saya juga manusia toh, pasti bisa salah juga.. Hanya menurut saya ada beberapa yang keterlaluan..

Saya memang penganut faham: Good Bahasa is better than Bad English. Bagi saya, ketimbang pakai pathetic English lantaran tadinya mau nyombong tapi yang ada malah dipermalukan karena orang-orang yang ngerti English tentu akan tertawa di dalam hati; mending pake bahasa Indonesia deh biar maksud kalimatnya tersampaikan dengan baik.. :)

Sekarang ngerti kan kenapa judulnya ‘Nasionalisme’?! Saya akui saya juga sering posting dengan banyak kata tak baku, seperti: kenapa, ngecek, begini, berfikir instead of berpikir, faham instead of paham, ‘coz instead of because, masa’, nyombong, kalo, dsb. But I use those words for the sake of readability only, karena note ini toh bukan jurnal ilmiah ataupun artikel surat kabar. Hehe..

In the end, saya harap semua orang saat ini mulai mengerti akan pentingnya menjaga nama baik bangsa sendiri. Karena facebook, twitter, dan social sites lainnya adalah media yang bisa dibilang vulgar; mampu menelanjangi seseorang sampai ke akar-akarnya. You could know someone’s business and activities just by exploring his facebook account and look for some information. You would find out what kind of friends someone has just by staring at his/her twitter timeline and read his/her replied tweets. Privacy menjadi sulit jika bukan kita sendiri yang menyengajakannya. Jadi, jika kita memang tidak berkeinginan untuk menutup diri dari semua social interaction ini, speak yourself better. Gunakan bahasa, kalimat, kata-kata, yang setidaknya menunjukkan kalau orang Indonesia pun adalah orang-orang berpendidikan tinggi yang punya good English and good attitude. Apalagi kalau sampai jadi trending topic. Phew!

P.S. This writing wasn’t made for mocking some specific people. It’s just me giving a real world case as an example of how important is a good language to avoid having a discussion like this. As we are all learning to be better and no body was born perfect, I really appreciate if we could learn from mistakes instead of being persistent with critics. Thank you :)

-ntunz-

Posted in Uncategorized | 5 Comments »

Aku bersyukur.

Posted by ntunz on October 4, 2010

Aku merasa sangat beruntung hari ini. Betul-betul merasa beruntung sekali.

Aku beruntung karena aku berhasil mewujudkan impian terbesarku tahun ini. Kemarin aku naik ke menara Eiffel hingga ke puncaknya. Merasai angin kencang dari ketinggian empat kilometer di atas tanah. Eiffel adalah mimpi hampir setiap orang. Dan terimakasih Tuhan, aku diizinkan mewujudkan janjiku pada diri sendiri untuk menginjak Prancis sendirian sebelum aku 25. Di usia 23, 2 Oktober 2010, mimpi itu dijadikanNya nyata. Dan adalah janjiku lagi pada diri sendiri kali ini, aku harus ke sana lagi sebelum 25 bersama orang yang paling kusayang, yang akan kujadikan pasanganku di masa depan, untuk menikmati keromantisannya, berdua. Aminkan Ya Allah.. Mudah2an fotoku di sana bisa menyemangati orang-orang terdekatku dan teman-teman di sekitarku untuk tidak takut bermimpi dan tidak pernah berhenti berjuang keras mewujudkannya. Karena betul kata pacarku yang aku ingat selalu: tak ada yang tak mungkin di dunia ini.. :)

Lalu aku beruntung karena pacarku adalah orang paling pengertian sedunia. Orang yang sangat besar usaha dan pengorbanannya dalam mendapatkanku dan mempertahanku. Inilah giliranku untuk menunjukkan support yang besar kepadanya untuk menyelesaikan co-ass dan S2nya. Aku yang harus berubah, bismillah.. Sayangi dia dengan cara yang dapat dia mengerti, dan dengarkan omongannya. Pacarku adalah pria sangat berperasaan yang berfikir dua kali untuk mengupload foto lebaran sekeluarganya di FB hanya karena mempertimbangkan perasaanku yang lebaran sendirian di negeri orang. Yang bernyanyi sendirian via skype pukul 12 malam di saat aku ulang tahun.. Perlakukan dia dengan lembut, dan syukuri keberadaannya. Percayai dia. Tuluslah mencintainya, dan dia akan dapat merasakan itu.. :’)

Aku beruntung karena sampai saat ini aku masih bisa bernafas dan bersyukur lillahita’ala atas anugerahNya yang begitu besar kepadaku. Maka inilah saatnya aku membalas kepercayaanNya dengan mempersiapkan diri untuk ujian Master pertamaku agar aku bisa membalas kepercayaan orang tua dan tidak buat malu Indonesia. FIGHT!!!! *ini juga berlaku buat pacarku yang akan ujian co-ass THT ;) I LOVE YOUUUUUU!

Dream comes true!!!

-ntunz-

Posted in Uncategorized | 2 Comments »

Kisah Untuk Mereka…

Posted by ntunz on September 21, 2010

Kelak, aku ‘kan mengumpulkan cucu-cucu kita di beranda. Kala senja tiba dan sholat ashar usai ditunaikan dengan kamu sebagai imamnya. Meski sudah memutih rambutmu, bait-bait do’a tetap lancar kau hafal dan kau lafal dengan sempurna. Kala itu aku akan mulai bercerita, tentang suatu waktu. Menepati janjiku padamu untuk membaginya dengan anak-cucu ketika kau pikun terlebih dahulu. Cerita ini sudah berpuluh-puluh tahun usianya, kataku, tentang Intan dan Jaka; yang diketahui cucu-cucuku sebagai nenek dan kakeknya..

Karena kelak, mereka akan melihat betapa kita masih mesra dan suka bergandengan tangan jika bepergian. Lalu mereka bertanya-tanya satu sama lain: Mengapa kakek tidak malu memanggil nenek “Sayang” meski di depan cucu-cucunya ya? Mengapa nenek selalu memasakkan kakek setiap hari meski telah ada pembantu di rumah ini? Sampai suatu hari, mereka menemukanmu sedang memasak di dapur sewaktu mereka berkunjung di hari minggu. Mereka bingung namun belum berani bertanya karena menganggap mungkin kamu hanya iseng. Namun saat makan siang berakhir dan kamu membawa piring-piring kotor ke belakang sedang aku hanya duduk di meja dan menyesap jus, mereka lantas mengikutimu.. Lalu bisa kudengar samar mereka bertanya: “Apa kakek yang akan mencuci semua piring-piring ini? Jika ya, biar kami saja kek. Dan kenapa nenek tidak membantu kakek?” Aku yakin saat itu kamu tersenyum manis dan mendekatkan telunjuk ke bibirmu sembari berkata “Sstt.. Hari ini hari ulang tahun nenekmu.. Memang beginilah perjanjiannya dari dulu.. Sana kasih ucapan selamat, lalu pijat lembut jari-jari kakinya”, karena kemudian kudapati cucu-cucuku berlarian ke arahku dan menghujaniku ciuman, lalu menarikku ke sofa untuk dimanja-manja. Aku tahu; saat itu mereka semakin kagum dengan kita serta masih bertanya-tanya mengapa..

Maka kelak akan kumulai ceritaku dengan karena. Karena sejak duduk di bangku sekolah dasar kelas tiga, Jaka telah merekam kuat dalam otaknya bahwa ia menyukai Intan; sedang Intan sebaliknya, ia menganggap Jaka sebagai musuh. Karena setelah hampir lima belas tahun Jaka mencari Intan dengan caranya sendiri dan menyimpan rapi perasaannya, Intan ia temukan lagi dengan cara yang tidak dapat diduga-duga. Saat itulah Jaka membuka kotak masa kecilnya dan menemukan perasaan yang masih terbungkus rapi tadi; tersembunyi rapat di dalam kapsul waktu. Ia buka perlahan dan ia takjub, karena perasaan itu masih utuh dan tidak layu. Jaka kemudian merawat perasaan itu, memupuknya lalu menyiramnya, selama dua bulan yang merupakan dua bulan terberat dalam cerita ini karena Intan akan pergi jauh…

Sedang di sisi lain, Intan merasakan hal aneh yang kala itu ia sebut sebagai jatuh cinta. “Seperti ada badai kupu-kupu di perutku”, begitu kata Intan saat diminta menggambarkannya.. Ia tidak pernah menyangka bisa jatuh cinta dengan musuh besarnya di kelas tiga. Dan entah kenapa Intan begitu percaya, bahwa Jakalah orang yang selama ini ia nantikan kehadirannya. Namun sayang Intan hanya punya waktu dua bulan sebelum pergi jauh selama dua tahun.. Maka Intan dan Jaka menjadi tertantang untuk membuktikan, bahwa dua bulan dengan segala kesibukan masing-masing, adalah cukup. Membuktikan ini tidaklah mudah. Atas nama cinta mereka mencoba..

Setiap Intan bertanya “Mengapa aku?”, Jaka tidak pernah tahu jawaban yang benar di antara banyak sekali jawaban yang bisa ia rumuskan. Karena Intanlah yang ia cari selama ini. Karena begitu banyak kebetulan-kebetulan yang membawa ia dan Intan bertemu kembali. Karena ia menyayangi Intan dan ingin terus bersama Intan. Karena ia yakin, Intanlah yang diciptakan Tuhan untuk seorang Jaka.

Lalu jika Jaka bertanya “Mengapa mau bersamaku?”, Intan juga tidak pernah tahu jawaban yang tepat di antara jawaban-jawaban yang pernah ia berikan. Karena ia merasa Jaka pantas untuknya, dan iapun ingin menjadi pantas untuk Jaka. Karena ia percaya dengan kebetulan-kebetulan yang Tuhan tunjukkan, dan ia percaya dengan kapasitas seorang Jaka.. karena ia merasa seperti mengenal baik Jaka sudah lama, padahal dalam waktu dua bulan itu Intan dan Jaka hanya bertemu tiga kali. Tapi mereka berhasil membuktikan bahwa cinta yang mustahil seperti ini pun ada.. Karena itu Intan menyayangi Jaka dan yakin Jakalah yang ditakdirkan Tuhan untuk membahagiakannya, pun ia bahagiakan nantinya..

Dua tahun yang tidak mudah bagi Intan dan Jaka, kataku pada cucu-cucuku. Jarak Intan dan Jaka saat itu hampir sepuluh ribu kilometer sehingga selalu mengalami kesulitan berkomunikasi karena perbedaan waktu yang kadang 5 jam, kadang 6 jam. Belum lagi kecurigaan-kecurigaan yang muncul lantaran hubungan tidak lagi intens.. Tiga kali ulang tahun yang dilewati dengan meniup lilin sendiri sementara yang satunya bernyanyi. Tiga tumpukan kado yang menanti untuk dipindah-tangankan ke pemilik sebenarnya.. Saat itu, Jaka berjanji akan menjemput Intan dan membawanya pulang.

Dengan disaksikan menara Eiffel yang menjulang, Jaka melamar Intan. Seketika segalanya terasa indah. Masa depan menjadi seakan mudah saja dan ada di depan mata. Jaka menepati janjinya, dan berbisik di telinga Intan: “Terimakasih sudah percaya.. Karena hanya itu saja yang aku butuhkan untuk mewujudkan semua keinginan-keinginanmu. Percaya denganku, dan Tuhan, dan waktu..” Intan sumringah. Intan tahu ia tidak pernah salah telah mempertahankan Jaka. Intan tahu pasti bahwa laki-laki inilah yang dia butuhkan untuk mendampinginya hingga di masa tua.

Karena Jaka ingat dengan pasti. Saat Intan menunjukkan gambar menara Eiffel, dan pasangan-pasangan yang bergandengan tangan meski sudah beruban. Saat Intan merasa sedih di hari ulangtahunnya karena ia hanya sendiri, dengan spontan Intan berkata “Nanti kalau kita sudah punya rumah sendiri, tolong bebastugaskan aku yaa setiap aku ulang tahun..” Jakalah yang mengiyakan dan menyetujui bahwa di hari itu Intan bisa bangun lebih siang dan Jaka yang akan membuat sarapan. Saat Intan pernah menulis “Di usiaku yang ketigapuluh tiga aku ingin sudah punya anak tiga”, maka hadirlah orangtua-orangtua kalian yang jaraknya masing-masing tiga tahun karena Intan dan Jaka menikah di usia dua puluh lima. Jaka merekam semuanya, dengan memori yang sama dengan yang ia gunakan saat merekam perasaannya dulu sebelum menyimpannya di kapsul waktu. Jaka mengingat janji-janjinya dan melaksanakannya, maka Intan bangga dan bahagia untuk sekedar meluangkan waktu memasak setiap hari untuk Jaka.. Jaka menyayangi Intan dengan caranya sendiri; Intan menghargai itu dan balas menyayanginya..

Itulah mengapa kakek dan nenek sampai sekarang masih mesra dan bergandengan tangan. Karena untuk sampai ke masa sekarang hingga kami memiliki kalian sungguh tidaklah mudah, cucu-cucuku.. Kalian yang cerdas-cerdas, yang begitu penuh rasa ingin tahu, yang matanya hitam dan coklat, yang hidungnya besar-besar. Kalian mewarisi tekad kami berdua, tekad Intan dan Jaka, juga cinta kasih dan rasa sayang yang persis sama.. :)

Sekian. Aku tersenyum menutup cerita. Cucu-cucuku memelukku satu persatu lalu takzim menyalami Jaka, kakeknya..

[Tulisan ini dibuat oleh Intan pada 17 September 2010 sebagai kado ulang tahun untuk diri sendiri]


*Mohon doanya, agar kami benar bisa menyajikan kisah seperti ini pada cucu-cucu kami, kelak.. :)

Posted in Uncategorized | 3 Comments »

Tell me which part is ‘good’ in sayin’ a goodbye..

Posted by ntunz on July 20, 2010

I always hate goodbyes.
I hate to fake smiles while waving goodbyes and I hate to hold my tears by keeping my head up high, as if there is nothing else to be worried..

And I so hate a new environment.
And I always get nervous at everything I did for the first time.

My first day at kinderganten was suck, I asked my mom to always sit near me and when the teacher asked me to let my mommy out, I cried and held my mom’s hand, and then walked out from the classroom. I’ve never come back till the fourth days come, after getting a guarantee that my mommy could stay in the classroom but just, next to the door. And I sat just right beside the door.. So that is no problem. See how I can’t stand being alone in new environment since I was a child?!

Another story is about my first night in Bandung which went just as suck as my kindergarten story.. I kept on crying upstairs, till my uncle come to my room and asked me what’s wrong. He then hugged me and told me that every thing will gonna be okay and if I want, I could move downstairs to sleep with my auntie while he could sleep upstairs. I shook my head and say thank you for his offer. He went downstairs but then came back again with a tape recorder and some cassettes and CD’s. “Use this to put on some nice songs so you won’t feel lonely”, he said. And finally I smiled. See again how I hate new environment, huh?!

I also hate leaving peoples. Especially if there are strings attached to us.
While I could always bring my favorite things with me anywhere I want to, I couldn’t do the same to my favorite people.. :(
They will stay, because they also have life worth living for. And I need to move on,
to continue,
as if the bound would still be there eventhough physical existence could always means more than a moral support.
Since hug could only being made when we are facing each other in the same place, at the exact same time zone..
And perhaps, I’m gonna need lots of hug when I am already there in Netherlands.. another new place that would be great for another story.

I just hope it won’t suck…

Posted in Uncategorized | Leave a Comment »

Tiga Hari Bersama Kamu

Posted by ntunz on June 30, 2010

#tentangkamu

Menurutmu, binatang2 kecil itu tidak mengganggu jadi ngapain ditepok, bebaskan saja..

#tentangkamu

Maka menunggu yang tadinya asing bagiku menjadi begitu familiar sefamiliar wangi parfummu..

#tentangkamu

Kamu slalu blg I love u dan aku cm blg makasih.. Tpi aku ajarin kamu blg je t’aime bien yg artiny sama aja dg I really love u..

#tentangkamu

You think I’m pretty without my make up on

#tentangkamu

You would stay awake just to let me sleep beforehand

#tentangkamu

You’ll always call me back when I hang up on you for whatever reasons

#tentangkamu

You can hold my hands casually and offer me the safety side every time we cross the street..

#tentangkamu

Kamu slalu ingat detail2 yg kulupa, dan blg kalo nanti akulah yg akan gantian ngingetin kamu krn pas tua kamu akan pikun duluan

#tentangkamu

Akan ada lima belas-lima belas tahun berikutnya untk kita rayakan bersama, mengganti 15 tahun lalu yang kita lewati sendiri2 :)

#tentangkamu

Bahwa di otak kamu sdh ada bnyk gambaran akan hal2 yg ingin kamu tunjukin ke aku perlahan-lahan satu persatu setelah 15 tahun..

#tentangkamu

Dan kamu benar, sayang. Memilihmu itu adalah satu alasan untukku jatuh cinta.. :’)


[Terimakasih Tuhan untuk tiga hari full of surprises bersama orang yang kusayang]

27-29 Juni, 2010

Posted in Uncategorized | 4 Comments »

A Sudden Inspiration after Prayer..

Posted by ntunz on June 24, 2010

Masjid Salman, tempat segala teduh mengambil alih
Sembah sujud kepada Yang Patut
amarah jadi terarah, yang labil menjadi stabil.

Aku wudhu
lalu mencium kakiMu
sudah malu lama tak kerumahMu
lebih malu lagi karena ramah yang menyambutku…

Segala dosa
segala doa
segala cita cinta asa rasa pergi menguap entah kemana
yang aku ingat hanyalah rindu. Sungguh terlalu, hanyalah rindu..

Tangis tak muncul tapi aku senyum simpul
Karena nyaman ini tetap sama bahkan setelah enam tahun aku dewasa di kota
Sejuknya… sholatpun kupicing mata, khusyuknya tiada terkira.

Salman yang agung, bagai beribu malaikat ikut memagari dinding-dindingnya
Lantunan ayat merdu mengisi ruang-ruang kosongnya
Begitu indah; sederhana tidak perlu megah
Membuat aku ingin kembali selalu dan selalu.. selagi masih ada waktu.

Tuhanku,
Teramat rindu aku,
ingin kembali kepadaMu.

P.S.
Tuhan, jika diizinkan aku punya satu permintaan..
Bolehkah aku menjadi bidadari orang yang aku pilih sendiri?

: ba’da maghrib di Salman, pada suatu hari di bulan Rajab tahun ini. Bismillah.. semoga hari-hari kita berkah diridhoi Allah.. :)

Posted in Uncategorized | 4 Comments »

Raditya Dika dan Ina Mangunkusumo

Posted by ntunz on June 10, 2010

Saya habis baca MMJ dan saya tahu benar perasaan Dika dalam dua bab yang membahas kisah cintanya dengan Ina Mangunkusumo. Bahwa selama ini Dika mencintai diam-diam, dan cintanya bertepuk sebelah tangan..

Bukan.. bukan. Saya bukan mau bilang bahwa saya pernah seperti Dika :D Yang ingin saya katakan adalah malam ini saya benar2 merasa seperti Ina. Yup, Ina Mangunkusumo yang namanya telah disamarkan oleh Raditya Dika demi menghindari pencemaran nama baik.

Apa pasal? Biar saya jelaskan lebih lanjut..

Tadi malam saya chatting dengan beberapa orang teman, termasuk pria ini. Sebut saja dia si J. Saya dan J adalah teman masa kecil, yang bisa dibilang musuh karena dia selaluuuuu usil bin jahil terhadap saya. Awal obrolan kami biasa saja, malah saya yang duluan negor karena iseng mengaktifkan YM dan menemukan namanya di list teratas. Baru malam ini lah saya tahu bahwa sekarang dia sedang co-ass di Medan, akan menyelesaikan co-assnya dalam 16 bulan ke depan, dan setelahnya akan langsung melanjutkan ke spesialis.

Naasnya, malam ini juga saya jadi tahu bahwa selama ini, setelah hampir 15 tahun, dia masih menyimpan sesuatu untuk saya. Jauh di dalam hatinya.

J (kelas 3 SD): aku suka sama kamu. mau jadi pacar aku gak ntan?
J (kelas 3 SD): Coba jawab dgn berubah jadi anak kls 3 SD.. aku pengen tau jawaban kamu.

Oh my, what for! Dia membeberkan bahwa dari dulu dia suka sama saya dan ga berani ngomong.. Bahwa sampai sekarang dia masih punya perasaan yang sama dan menyesal karena tidak pernah menyampaikan itu sebelumnya. Bahwa dia sebenarnya malu, tapi menurutnya lebih baik jujur terlambat daripada menyesal selamanya. Setelah saya bilang saya akan pergi ke Belanda, dia menyampaikan keinginannya untuk bertemu sebelum nanti kami terpisah lagi. Karena ingin tahu rasanya reuni dengan ‘musuh’ lama, saya pun lantas mengiyakan.

Dia lalu bilang bahwa dia pernah menceritakan perihal ini kepada temannya yang juga teman saya, dan dia ditertawai sepanjang malam akibat kebodohannya. Dia ingat setiap detail kenangan masa kecil kami sementara yang saya tahu hanyalah ada banyak adegan berantem-berantemnya. Dia bilang kalau dulu dia sebel sama saya yang telah membuat dia merasa gagal menunjukkan kepada orang yang dia suka bahwa dia lebih pintar; karena semasa SD saya selalu ranking 1 dan dia di ranking 2. Bahwa dia ingin setidaknya satu kali saja agar kami bisa mencoba, bertemu kembali, mengenal sifat-sifat kami yang sekarang, berantem-berantem lagi, sirik-sirikan, lalu kemudian dia mengungkapkan hal di atas tadi sebagai dirinya yang sekarang, bukan lagi sebagai J kelas 3 SD..

Well well well.. Saya seperti dibawa flashback. Tapi entah kenapa, ini rasanya menyenangkan dan sampai sekarang saya merasa nyaman-nyaman saja..

Namun saya hanya bisa tertawa-tawa dan terus mengelak dari kewajiban menjawab kejujuran(atau kegombalan)nya. Betul saya kaget bercampur geli, dengan jantung yang kedap-kedip. Tapi saya katakan bahwa sayangnya, waktu tidak akan dapat diulang dan yang lalu biarlah berlalu. Bahwa masa lalu itu bisa tetap indah jika kita biarkan begitu saja seperti adanya. Bahwa saya sendiri lupa apakah dulu sewaktu SD saya memang sempat punya perasaan yang sama pada dia :p Dan bahwa ini aneh karena dia baru mengungkapkannya sekarang kepada saya, gak lama setelah dia putus dari pacarnya..

Saya tanya: “Jadi, ini first love kamu?”
Dia jawab: “Hmm. Gak tahu.. Iya sepertinya”

Haha. Setidaknya saya jadi merasakan bagaimana rasanya menjadi first love seseorang tanpa saya sadari; seperti Ina Mangunkusomo-nya Raditya Dika :p Menjadi sosok yang misterius buat dia, dan, meminjam istilah Dika, telah membuat selai kacang di lidahnya selama ini terasa hambar. Membuatnya masih terbayang selama 15 tahun dan sangat penasaran sehingga nekat membicarakannya sekarang. Meski telat, saya sangat menghargai niatnya untuk mengambil cuti di bulan Agustus supaya bisa bertemu saya sebelum saya cabut. Supaya bisa bertatap mata, menoyor kepala, berbicara banyak, dan meninggalkan kesan. Lalu mungkin seperti katanya tadi… dia bisa menyatakan ulang semuanya dengan yakin bahwa memang saya yang dia inginkan; bukan lagi saya yang kelas 3 SD. Lalu melanjutkan hidup yang kami sendiri tidak tahu entah akan berakhir seperti apa nantinya..

Tapiii, Dika bener. Bahwa J perlu ngasih tau perasaannya ke saya, supaya selai kacang itu tidak lagi terasa hambar di lidahnya. Supaya tidak ada penyesalan dan tidak lagi penasaran setelah dia tahu jawaban saya. Hehehe.. namun sayangnya; sepanjang chatting saya cuma jawab pakai emoticon ini :D

But thanks anyway, J.. For letting me know everything about you in our childhood; about how you always like me and show it in your own way. For reminding me about simple things that I have forgotten; how I gave a strawberry for everyone in the classroom except you, and you thought that’s because I hate you. And you become sad.. LOL, cute.
It is nice to know you being honest with me after a long time.. even though it’s too late to be true :(
Just, umm. Can we be….. best friend, first?

:D

cute..

Posted in Uncategorized | 6 Comments »

Finally I am getting closer to make my dream comes true!

Posted by ntunz on April 30, 2010

Tau kan mimpi guee?
Prancis, tau kaaan???
Hahahh.

Dari SMA juga gue dah pengen banget ke Prancis meen. Sebelum heboh Andrea Hirata lah pastinya. Dan makin kesini gue makin yakin kalo suatu saat gue pasti bisa nginjekin kaki kesana. Gue sampe bikin taruhan ma paman gue, dulu2an nginjek tanah Eropa. Hahahahh

Nah sekarang..
Hari inii…
THIS MORNING!
I got a really really shocking news from Maastricht University.

I GOT THAT UM HIGH POTENTIAL SCHOLARSHIP!!! OMG
‘That’ UM HiPo which is eligible only for about twenty students in a year!

As we have known before, scholarships provided by the university are very limited. Nah, I got THAT limited scholarship provided by Maastricht University. THANK YOU ALLAH SWT!!!

After unlimited numbers of rejection, hahahah lebay, finally I have funding to start my master degree! Alhamdulillahh….

I will remember this date: April 30, 2010.
The date when I am ready to change the world. HAHAHAHAH
Oh Dear Europeeee, I’m coming and I can’t hardly waiiiittt!!!!!
:D

*well, may be you considered that Maastricht is in The Netherlands and not in France. Hahahah.. gotchaa. But fine for meeee!!! Paris is probably only six hours by train from my future town, anyway! xixii…*

With Love,
Intan.

Posted in Uncategorized | 4 Comments »

Let’s see if this diet thingy will be going somewhere :D

Posted by ntunz on April 26, 2010

HAHAHAHH.

Well.

These days, I really think that I should begin to diet.

This fat is recognizable, and somehow I feel like I cannot wear some of the clothes I really want to wear.. *sigh

For example, my simple front-buttoned white shirt. Every time I try to button the buttons up, all of a sudden they unbottoned themself! GAAHH

-

So since yesterday, I am starting my calories diet.

I am using a calorie calculator that I googled to find out how much calories I need in order to loose a pound in a week.

And what I got is that I need is to consume only 1446 calories a day.

-

Therefore, I ended up in calculating the calories of my today’s meals, and here are the statistics.

Two diet cookies for breakfast – 100 kal

A glass of 1 sachet diet milk – 100 kal

A portion of white rice for lunch – 205 kal

Fried hot chicken wings – 241 kal

Cooked cabbage – 278 kal

Half portion of white rice for dinner – 170 kal

Hot cooked fish – 209 kal

A diet cookie – 50 kal

Total Calories I consume: 1603 calories

-

Since I do no jog nor run today, I will count walking as my exercises..

Walking 1 km for 20 minutes – 65 kal

Walking 1.5 kms for 25 minutes – 94 kal

Walking up and down the stairs for 2 minutes – 15 kal

Total Calories I burned: 174 calories

-

But by doing this, I still need to reduce my sugar, fiber, and protein consumption said this website.

So, I promise myself since tomorrow, I won’t eat two kinds of animal proteins in a day.

I will just eat one and replace the other with tahu or tempe.

But I think fiber is still good since it comes from vegetables.

And I hope I won’t get diabete since I also consume spices while consuming sugar.. hahahah, pardon my bad logic :p

-

But then… when I walked home,

suddenly I realize that it is not the calories I need to be afraid of.

I just need to control my willingness to eat!

And it is the exercises that will keep me healthy and so refreshed.

I wonder why these days I never go to gym anymore…

Just sitting in my chair, asking Kei to go eat somewhere and eat just any enak food comes to mind; like Nanny’s Pancake, Mr. Moo, even Nasi Padang or lumpia basah.

I also change my meals coupon with snacks and soft drinks, from which I’m pretty sure I got these so many unnecessary calories that transforming into fat in my body.

Well, eventhough I always go up and down the stairs in the office, it is just not enough and not even equal with everything that I consumed everyday..

-

Oh man, Now I just want to make a sincere reminder.. but more like another promise.

That every morning, I am not going to ride or take any vehicle to the office, unless it is urgently required.

I will wake up earlier and have a slow walk to ITB.

And every Monday, Wednesday, and Friday night, I will walk from ITB to BLCI to take my Japanese course after dinner.

It would be nice to start experimenting this two kilometres walk by tomorrow :p

-

Mm.. By doing this, of course I will be sweating all over my face and my body.. GAAAHH

But I will find a way how to cover my body odor by the time I reach office or BLCI; just to make sure everyone is still comfortable to sit beside me. HAHAHAHH

;)

Posted in Uncategorized | Leave a Comment »

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.